Jumat, 19 April 2013


EFESUS 4 : 21-24

TEMA             :     HIDUP DENGAN BENAR DAN NYATA DALAM YESUS
ARAH             :     APAKAH
KALPER        :   setelah mendengar dan menerima pengajaran tentang Yesus Kristus  dalam kehidupan kita, apakah yang harus dilakukan agar hidup benar dan nyata dalam Yesus ?

I.           Harus menanggalkan manusia lama                   (ayat  22)
-          yang menemui kebinasaaan     
-          nafsunya yang menyesatka

II.                  Mengenakan manusia baru                          (ayat 24)
-          hidup kebenaran
-          kekudusan yang sesungguhnya


apakah yang harus dilakukan agar hidup benar dan nyata dalam Yesus ?
I.  harus menanggalkan manusia lama                               (ayat 22)
Rasul Paulus mengajarkan kepada Jemaat di Efesus untuk hidup meninggalkan kehidupan yang lama dengan tidak melakukan banyak pelanggaran, terutama penyembahan kepada berhala-berhala kepada dewi artemis (Kis 19 : 24). Ketika Paulus melihat banyaknya Patung berhala di kuil-kuil ia menjadi sedih dengan sikap orang-orang di Efesus dan banyak tindakan kejahatan yang dilakukan oleh karena itu ia mengajarkan untuk hidup dalam kebenaran dengan Meninggalkan manusia lama berarti tidak lagi melakukan yang tidak berkenan dihadapan Tuhan, karena kita telah mengenal Allah dan telah ditebus oleh Yesus Kristus, maka dari itu harus menanggalkan yang tidak benar yang melalui setiap perkataan, perbuatan, dan setiap sikap hidup kita harus menunjukkan orang yang mengenal Allah dengan tidak lagi melakukan dosa, pikiran kita juga harus tertuju kepada Allah tidak yang menemui kebinasaan, saudara jika kita terus menerus malakukan kehidupan lama, maka akan menebui kebinasaan kita terus menerus terjerumus melakukan dosa yang akan menghancurkan kehidupan kita, tidak lagi mau melakukan perubahan hidup kita, hidup yang lama dengan nafsunya menyesatkan yaitu keinginan daging yang terus menerus berbuat kejahatan, seperti menggunakan setiap anggota tubuh kita melakukan kejahatan, misalnya ; menggunakannya untuk merugikan orang lain dengan tindakan yang kita lakukan dengan keinginan duniawi, pencurian, pembunuhan, menggunakan pikiran kita harus dengan benar tidak memikirkan hal-hal yang sia-sia untuk memikirkan kepentingan pribadi tidak untuk kepentingan Tuhan dan sesame manusia tidak mengasihi itulah yang menyesatkan orang-orang yang tidak mau berubah hidupnya, senang dengan kehidupan lama.        

II.      Mengenakan manusia baru                                              (ayat 24)
Saudara untuk hidup yang benar dan nyata harus mengenakan manusia yang baru, dengan manggalkan kehidupan lama yang menyesatkan, manusia baru berarti, kehidupan lama ditinggalkan dengan segala dosa dan kejahatan yang dilakukan sebelum mengenal Kristus kita masih terbelenggu dengan dosa, karena didalam Kristus ia adalah ciptaan baru kehidupan lama telah berlalu semenjak kita percaya akan Dia sebagai Tuhan dan juruselamat pribadi dan di Baptiskan karena telah dimatreikan oleh Roh kudus. hidup kebenaran, mengenakan manusia baru berarti hidup kita memberikan buah kebenaran, artinya orang lain dapat melihat perubahan yang terjadi.