EFESUS 4 : 21-24
TEMA : HIDUP DENGAN BENAR DAN NYATA DALAM YESUS
ARAH : APAKAH
KALPER : setelah mendengar dan menerima
pengajaran tentang Yesus Kristus dalam
kehidupan kita, apakah yang harus dilakukan agar hidup benar dan nyata dalam
Yesus ?
I.
Harus menanggalkan manusia lama (ayat 22)
-
yang
menemui kebinasaaan
-
nafsunya
yang menyesatka
II.
Mengenakan manusia baru (ayat
24)
-
hidup
kebenaran
-
kekudusan
yang sesungguhnya
apakah
yang harus dilakukan agar hidup benar dan nyata dalam Yesus ?
I. harus menanggalkan manusia lama (ayat 22)
Rasul Paulus mengajarkan kepada Jemaat di Efesus untuk
hidup meninggalkan kehidupan yang lama dengan tidak melakukan banyak pelanggaran,
terutama penyembahan kepada berhala-berhala kepada dewi artemis (Kis 19 : 24). Ketika Paulus melihat banyaknya
Patung berhala di kuil-kuil ia menjadi sedih dengan sikap orang-orang di Efesus
dan banyak tindakan kejahatan yang dilakukan oleh karena itu ia mengajarkan
untuk hidup dalam kebenaran dengan Meninggalkan manusia lama
berarti tidak lagi melakukan yang tidak berkenan dihadapan Tuhan, karena kita
telah mengenal Allah dan telah ditebus oleh Yesus Kristus, maka dari itu harus
menanggalkan yang
tidak benar yang melalui setiap perkataan, perbuatan, dan setiap sikap hidup kita
harus menunjukkan
orang yang mengenal Allah dengan tidak lagi melakukan dosa, pikiran kita juga
harus tertuju kepada Allah tidak
yang
menemui kebinasaan, saudara
jika kita terus menerus malakukan kehidupan lama, maka akan menebui kebinasaan
kita terus menerus terjerumus melakukan dosa yang akan menghancurkan kehidupan
kita, tidak lagi mau melakukan perubahan hidup kita, hidup yang lama dengan nafsunya menyesatkan yaitu keinginan daging
yang terus menerus berbuat kejahatan, seperti menggunakan setiap anggota tubuh
kita melakukan kejahatan, misalnya ; menggunakannya untuk merugikan orang lain
dengan tindakan yang kita lakukan dengan keinginan duniawi, pencurian,
pembunuhan, menggunakan pikiran kita harus dengan benar tidak memikirkan
hal-hal yang sia-sia untuk memikirkan kepentingan pribadi tidak untuk
kepentingan Tuhan dan sesame manusia tidak mengasihi itulah yang menyesatkan
orang-orang yang tidak mau berubah hidupnya, senang dengan kehidupan lama.
II.
Mengenakan manusia baru (ayat
24)
Saudara
untuk hidup yang benar dan nyata harus mengenakan manusia yang baru, dengan
manggalkan kehidupan lama yang menyesatkan, manusia baru berarti, kehidupan
lama ditinggalkan dengan segala dosa dan kejahatan yang dilakukan sebelum
mengenal Kristus kita masih terbelenggu dengan dosa, karena didalam Kristus ia
adalah ciptaan baru kehidupan lama telah berlalu semenjak kita percaya akan Dia
sebagai Tuhan dan juruselamat pribadi dan di Baptiskan karena telah dimatreikan
oleh Roh kudus. hidup kebenaran, mengenakan
manusia baru berarti hidup kita memberikan buah kebenaran, artinya orang lain
dapat melihat perubahan yang terjadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar