Rabu, 11 Desember 2013

KESELAMATAN DIBERIKAN KEPADA SEMUA ORANG

Tindakan orang yang mengenal kebenaran
Yohanes 4 : 24 : 29



          Setiap orang membutuhkan pengajaran kebenaran yang dapat menyelamatkan hidupnya, bukan hanya orang Yahudi yang menantikan mesias , tetapi perempuan samaria dan orang samaria yang di jauhi orang Yahudi juga membutukkan keselamatan kebenaran yang disampaikan oleh Tuhan Yesus.

I.       Menerima  Firman                                          (ayat 24)
-          Segala sesuatu                          (ayat 25)
-          Kepada siapa saja                     (ayat 26)
            Tuhan Yesus memberikan pengharapan kepada perempuan Samaria ketika mau menimba air, Tuhan Yesus meberikan air hidup yaitu firman kebenaran yang  “Ia memberitakan segala sesuatu artinya firman yang disampaikan oleh Tuhan Yesus tidak ada yang kurang dan yang ketinggalan yang tidak disampaikan dan dikatakan Tuhan Yesus, semua telah dijelaskan kepada orang samaria dan orang Yahudi yang menolak-Nya. Tuhan datang kedunia tidak datang hanya untuk orang yang hebat, kaya, yang benar, laki-laki saja, hanya orang Yahudi, ketika murid-murid melihat Tuhan Yesus menyampaikan kabar keselamatan, murid melihat Ia duduk dengan perempuan samaria, orang samaria tidak bergaul dengan orang Yahudi yang dianggap berdosa yang tidak mengenal Taurat dan tidak melakukan Taurat telah melakukan kawin campur (antara orang yahudi dan orang kafir yaitu bangsa Asyur ketika bangsa Israel ditawan di Babel, sebagian orang Yahudi dibawa oleh orang kafir tersebut, untuk pergi dan mendirikan budaya yang baru yang dinggap menyembah dewa karena terjadi sinkretisme antara kepercayaan dan budaya), dengan orang yang dianggap berdosa oleh orang Yahudi, Tuhan Yesus orang Yahudi yang tidak memandang  dan membeda-membedakan orang lain, Ia datang buat semua orang, membenarkan semua orang, yang dianggap tidak layak oleh dunia, Ia membuat layak dan membenarkan.

II.    Menjadi saksi Firman                                     (ayat 28)
-          Meninggalkan kepentingannya (ayat 28)
-          Pergi kepada orang                   (ayat 28)
-          Mengenalkan Kristus                (ayat 29)
Perempuan samaria dengan sukacita menerima firman yang telah disampaikan oleh Tuhan Yesus hidupnya dipulihkan dan menjadi saksi dari firman, bagaimana dengan semangat ia meninggalkan kepentingannya pribadi meninggalkan kesibukan yang hanya tidak bermanfaat, ia pergi ke kota kepada orang yang membutuhkan keselaman, ia mengajak orang untuk datang dan melihat Mesias yang dijanjikan yang dinantikan seluruh bangsa untuk menyampaikan jalan keselamatan, semua orang di kota mendapat berkat melalui kesaksian seorang perempuan samaria yang dianggap berdosa oleh dunia, tetapi Alkitab mencatat betapa Tuhan memakai mereka yang mau datang kepada-Nya.

C.     Kesimpulan
      Dengan demikian apakah yang akan dilakukan orang yang belum mengenal kenaran : yang pertama harus menerima firman yang disampaikan oleh Tuhan Yesus yang sekarang telah dituliskan oleh orang-orang pilihan Allah melalui Alkitab dan yang kedua menjadi saksi firman Tuhan agar orang yang belum menerima keselamatan akan menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat pribadi dan memperoleh hidup yang kekal.
            Injil diberitakan kepada siapapu, kapanpun dan dimanapun berada sama seperti yang dilakukan oleh Tuhan Yesus ketika hidup dalam dunia menjadikan kita murid yang penuh sukacita menyampaikan kebenaran, kepada saudara, teman, keluarga dan sampai keujung bumi firman disampaiakan.


Senin, 09 Desember 2013

Hanya oleh Anugrah



 Anugrah Allah untuk umat-Nya
Matius 1 : 21-23


Mesias yang dinantikan umat manusia sebagai penjanjian yang dinantikan ketika bangsa Israel di perbudak dan dijajah oleh orang Roma, Allah memberikan anugrah keselamaatan bagi semua bangsa, seperti yang telah dinubuatkan oleh para nabi jauh sebelum lahirnya sang juruselamat manusia.

I.       Menyelamatkan                                                 (ayat 21)
-          Dari keadaan yang berbahaya           (ayat 21)
-          Hubungan dengan Allah di pulihkan (ayat 21)
       Keselamatan dalam bahasa ibrani Soeteria memiliki dua arti yang pertama dilepaskan dari keadaan yang berbahaya Bangsa Israel mengalami keadaan yang sulit dan tertindas ketika di perbudak di tanah Mesir selama 400 tahun mengalami penganiayan dan tidak ada kebebasan, Musa yang menjadi perantara Allah dengan bangsa Israel untuk menyampaikan firman mendapat perintah untuk membawa keluar bangsa Israel dari perbudakan orang mesir yang melakukan penganiayaan dengan kejam kepada bangsa Israel, 2 juta orang dipimpin Musa menuju tanah perjanjian Yaitu tanah Kanaan, selama 40 tahun dipadang gurun Tuhan menyertai, ketika firaun tidak mau melepaskan bangsa Israel Allah memberikan 10 tulah yang membuat bangsa Israel dapat keluar dari keadaan berbahasa di Mesir
            Yang kedua hubungan dengan Allah dipulihkan, Allah menciptakan manusia sungguh amat baik untuk melakukan perintah Allah tinggal di taman Eden yang sudah disediakan buah-buahan, tetapi ada satu pohon yang buahnya tidak moleh di makan yaitu buah pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat, Iblis yang menyerupai seekor ular menggoda Hawa untuk memakan buah, Hawa menuruti apa kata Iblis mengambil dan memakan serta memberikan kepada Adam, manusia setelah melanggar perintah Allah jatuh kedalam dosa dan mengakibatkan kematian, untuk menutupi dosa harus ada pengorbanan yaitu domba yang tak bercacat sebagai penghapusan dosa, Allah mebuatkan pakaian untuk Adam dan Hawa dari kulit binatang, manusia membuat hubungan dengan Allah terputus karena dosa yang dilakukan dalam perjanjian Allah bangsa Israel mengorbanjkan binatang jika melakukan dosa, nabi Musa dan para nabi menubuatkan akan datang nabi yang akan membebaskan manusia dari dosa yang memulihkan hubungan manusia dengan Allah Yaitu Yesus Kristus sangjuruselamat manusia, yang dinantikan bangsa Israel dan seluruh bumi Mesias yang diurapi.

II.    Menyertai                                                        (ayat 23)
-          Untuk selamanya
            Yesus yang menggenapi perjanjian lahir dari anak dara yaitu Maria yang diurapi Allah yang disebut Imanuel Allah menyertai, Allah tidak akan membiarkan anak-anak-Nya jatuh kedalam dosa ada pengharapan dengan datangnya Mesias kedalam dunia rela mati di kayu salib untuk menebus semua umat manusia, Tuhan Yesus tetap menyertai untuk selama-lamanya sama seperti waktu Ia akan terangkat ke Sorga Ia mengatakan kepada para murid untuk melakukan perintah-Nya memberitakan kabar keselamatan.

      Dengan demikian apakah yang dilakukan oleh Allah dengan Anugrah yang amat besar melalui Yesus Kristus kepada umat-Nya : yang pertama Menyelamatkan dan menyertai membuktikan ada keselamatan dalam diri Tuhan Yesus ketika orang dengan sungguh-sungguh mau percaya kepada-Nya, penyertaan yang diberikan kepada umatnya untuk melakukan Tugas pengabaran injil dimana, dan kapan saja, kepada siapa saja sampai selama-lamanya.

            

Minggu, 08 Desember 2013

Penggenapan Keselamatan

 Menyembah kepada Allah
Ulangan 18 : 15-19


Tuhan memiliki tujuan agar semua bangsa Israel taat kepada-Nya, tetapi bangsa Israel yang tegar tengkuk tidak mendengarkan firman Tuhan dan melakukan kehendak Allah, Allah menjanjikan seorang nabi yang harus di dengar sama seperti Musa.

I.       Mendengarkan firman Tuhan                             

Bangsa Israel mengalami perbudakan di tanah Mesir selama 400 tahun, ketika Musa mendapat panggilan ketika menggembalakan domba-domba Yitro mertuanya orang Median di gunung Horep ia mendapatkan penglihatan untuk semak duri yang mengeluarkan api, tetapi semakduri itu tidak terbakar, Allah berbicara kepada Musa untuk kembali ke Mesir memimpin umat Israel keluar dari tanah Mesir menuju tanah perjanjian tanah kanaan, ketika Musa melalui pimpinan Allah keluar dari Mesir akan kembali ke gunung Horep dengan selamat dan datang kepada Tuhan yang menyertai Musa dan umat Israel di gunung Horep, Musa menerima 10 perintah Allah digunung Horep untuk dilakukan oleh umat Israel pilihan Allah, umat Israel sangat ketakutan karena bunyi guruh, kilat dan suara ketika Allah menampakan diri kepada Musa untuk memberikan 2 loh batu 10 perintah Allah, Allah meberitahukan kepada Musa akan dibangkitkan nabi yang seperti Musa, nabi yang dijanjikan kepada bangsa Israel, yang harus dilakukan adalah mendengar kepada nabi yang dijanjikan yang digenapi dalam perjanjian baru melalui lahirnya sang juru selamat manusia yaitu Yesus Kristus, bangsa Israel telah melihat nabi yang di janjikan Hidup diantara bangsa Israel dari keturunan Daud yang seharusnya bangsa Israel mengerti namun menyalibkan Tuhan Yesus, mereka menganggap Tuhan Yesus bukan mesias yang dijanjikan dan disampaikan oleh para nabi termasuk Musa.

            II. Memberi pertanggungjawaban                          

      Nabi yang dijanjikan kepada Musa dan bangsa Israel, nabi itu akan mengatakan segala firman Allah, Allah menaruh firman itu dalam mulutnya, kata segala menunjukan semuanya tidak ada yang tidak disampaikan atau firman yang ketinggalan, Tuhan Yesus datang ke dunia yang Ia sendiri adalah Tuhan yang menciptakan mempunyai jabatan, nabi, imam dan raja, sebagai nabi Ia membawa pesan langsung dari Allah, sama ketika Allah menyampaikan pesan kepada Musa, firman yang disampaikan oleh Tuhan Yesus yang harus dipertanggung jawabkan bagi orang yang mendengar namun masih melakukan tindakan yang tidak berkenan dihadapan Tuhan, Tuhan Yesus datang untuk menyampaikan firman kepada seluruh dunia, dan orang yang menolak firman itu dan tidak percaya pastinya tidak ada keselamatan karena tidak percaya kepada firman yang hidup yaitu Yesus Kristus yang datang ke dunia, pada mulanya adalah firman, firman itu bersama-sama dengan Allah, firman itu telah menjadi manusia dan tinggal diantara kita, Yesus yang tinggal di dunia telah menyampaikan firman yang kekal.

Dengan demikian sebagai orang yang telah mengetahui kebenaran bagaimana caranya menyembah Allah yang telah datang kedalam dunia ; yang pertama mendengarkan firman Tuhan yang telah disampaikan, menghayati renungkan dan melakukan firman yang telah disampaikan para nabi terlebih nabi yang di janjikan yaitu Tuhan Yesus, karena Ia nabi dan Tuhan yang menebus umat manusia.
Kedua memberi pertanggungjawaban atas segala firman yang telah disampaikan, dan di dengar oleh semua orang melalui kehidupan yang menunjukan sebagai orang yang percaya kebapada kebenaran yang memberikan hidup yang kekal.


 Yesus Kristus memberikan keselamatan
Yohane 12 : 44-50


     Penggenapan yang dilakukan oleh Allah dengan adanya seorang nabi yang dinantikan oleh bangsa Israel yang disebut sebagai mesias yang diurapi telah datang ke dunia, yang sama dengan manusia ketika Musa membebaskan bangsa Israel memberi penghrapan menuju tanah perjanjian kanaan yang berlimpah susu dan madu dengan penyertaan yang dilakukan Allah yang menciptakan langit dan bumi ada nabi yang lebih dari seorang nabi bakkan Musa.

I.    Percaya kepadaYesus                                        
  Yesus berseru berarti tentunya Ia sedang menyampaikan sesuatu yang penting yang harus diperhatikan untuk orang yang mendengarkan sementara Ia mengatakan sesuatu, penggenapan dari perjanjian lama ada dalam diri Tuhan Yesu, Allah mengatakan adanya nabi yang akan dibangkitkan Allah dari saudara-saudara dari bangsa Israel itu yang dijelaskan oleh Tuhan Yesus supaya bangsa bangsa dan seluruh bumi mendapatkan keselamatan, percaya kepaada Tuhan Yesus sangat penting karena tidak ada nabi yang dijanjikan yang samaa dengan Musa dan nubuatan para nabi selain Tuhan Yesus, Tuhan Yesus yang diutus Allah karena hanya dia yang layak yang tidak berdosa untuk menyelamatkan umat manusia dari dosa, Allah yang tidak dapat dilihat oleh manusia karena Allah kudus dan manusia berdosa, Musa yang menjadi perantara Allah dan bangsa Israel telah melihat Allah berhadapan muka (Ulangan 34 :10), bangsa Israel tidak mau mendengar suara Allah ketika berada di gunung Horep (Ulangan 18 :16) api yang besar pati akan mati, kekudusan Allah yang sehingga manusia pasti akan mati karena manusia berdosa, Tuhan Yesus menyatakan ketika Ia datang di dunia manusia telah melihat Allah karena Ia adalah Allah itu sendiri, yang menciptakan seluruh isi dunia hanya didalam Tuhan Yesus semuanya ada dan terjadi karena pada mulanya adalah firman, Tuhan Yesus adalah firman yang menjadi manusia. Tuhan Yesus datang ke dalam dunia sebagai terang, manusia yang pada mula diciptakan oleh Allah sungguh amat baik ditaman eden Adam dan hawa telah melanggar dengan memakan buah pengetahuan yang baik dan yang jahat sehingga manusia jatuh kedalam dosa yang tidak mungkin akan di selamatkan, Tuhan Yesus memberikan kepada kepastian kepada bangsa Israel siapa mesias yang di nubuatkan para nabi dan nabi Musa menubuatkan jauh sebelum Tuhan Yesus lahir, yang digenapi dalam diri Tuhan Yesus


II. Tidak menolak Yesus                                       
Tuhan Yesus mengerti ketika Ia beseru kepada orang yang datang kepada-Nya ada orang menolak-Nya, orang tidak mau keselamatan tentunya orang yang menolaknya, ketika orang farisi yang mengenal kitab Musa taurat yang di firmankan Allah tetapi menolak Tuhan Yesus dan menyalibkan Tuhan Yesus, Tuhan Yesus datang tidak menghakimi tetapi menyelamatkan tapi bangsa Israel menolak Tuhan Yesus sebagai mesias, pertanggungjawaban akan dituntut kepada orang yang tidak mau percaya dan yang tidak melakukan firman Tuhan, ketika Allah mengatakan nabi yang akan menyampaikan segala sesuatu itu telah datang Ia akan menyampaikan apa yang dikatakan Allah, karena semua kata-kata Allah ada dalam mulutnya, Tuhan Yesus telah datang telah menyampaikan dan mengatakan, segala sesuatu yang dijanjikan kepada bangsa Israel, menerima hidup yang kekal tentunya menjadi tujuan semua bangsa yang ada di bumi Tuhan Yesus memberikan jaminan kepada orang yang percaya kepada-Nya yaitu hidup yang kekal yang tidak dapat diberikan oleh nabi siapapun selain diri-Nya karena Ia menyampaikan firman Allah, karena Dia sendiri adalah Allah yang hidup.
 Dengan demikian apakah yang harus dilakukan setiap orang yang mengharapkan keselamatan yang tidak akan diberikan oleh nabi dan ilah sekarang ini ; yang pertama percaya kepada Tuhan Yesus dan yang kedua tidak menolak Tuhan Yesus yang memberikan hidup yang kekal.

         


SELAMAT HARI NATAL 2013

DAN

SELAMAT MENYAMBUT TAHUN BARU 2014








Rabu, 04 Desember 2013

Ulangan 18 : 9-14

A.    Pendahuluan
      Bangsa Israel pilihan Allah yang telah mengalami perbudakan selama 400 tahun di Mesir, abdi Allah, Musa yang memimpin bangsa Israel 2 juta orang menuju tanah perjanjian (Kanaan). Mendapat perintah untuk melakukan yang benar dihadapan Tuhan.
B.     Hidup yang dikehendaki Allah
I.   Hidup berbeda dengan orang yang tidak mengena Allah    (ayat 9)
- Menaruh pengharapan hanya kepada Allah        (ayat 10)
- Mengandalkan kekuatan Allah                            (ayat 11,12)
     Bangsa kanaan  yang kehidupan dengan melakukan kejahatan dimata Tuhan, mempersembahkan ana-anak laki dan perempuan kepada dewa yang disembah untuk mendapatkan kekayaan dan melakukan ilmu tenung, peramal, penyihir, dan melakukan penyembahan kepada arwah-arwah orang mati. Mengandalkan kekuatan manusia dan kekejian yang dilakukan sangat tidak disukai oleh Allah, bangsa Israel sebagai umat pilihan Allah tidak dikehendaki untuk melakukan hal yang dilakukan bangsa Kanaan, bangsa Israel harus berbeda sebagai umat yang telah mengenal kebenaran dan yang memegang perintah Allah.

II.       Hidup benar di hadapan Alla                               (ayat 13)
-   Melakukan perintah Allah                 (ayat 13)
-   Hidup dengan kekudusan                   (ayat 14)
Allah menghendaki hidup yang benar sebelum menerima tanah perjanjian, bangsa Israel tidak dapat kompromi dengan dosa yang dilakukan bangsa yang tidak mengenal Allah,  bangsa Israel tidak boleh melanggar perintah Allah sedikitpun dengan selalu melakukan kehendak-Nya, menjaga hidup dengan kekudusan, tidak sekali-kali melakukan hanya untuk mencoba tetapi harus kudus karena perintahnya sangat tegas yang Allah lakukan kepada bangsa Israel.

C. Penutup
    Dengan demikian hidup seperti apakah yang dikehendaki oleh Allah ? yang pertama hidup berbeda dengan orang yang tidak mengenal Allah, yang selalu hanya berharap kepada-Nya dan mengandalkan kekuatan-Nya. Yang kedua hidup benar dihadapan Allah, dengan selalu melakukan perintah Allah dan dengan menjaga kekudusan.
     Sebagai orang percaya kepada Yesus Kristus maka yang harus dilakukan harus sikap tindakan dan perkataan harus berbeda dengan orang yang tidak percaya pada Kristus, menunjukan sikap yang benar sesuai dengan kehendak Tuhan Yesus.


Efesus 3 : 14-19
A.    Pendahuluan
     Berdoa sangat penting bagi Rasul Paulus, ia mengajarkan kepada jemaat di Efesus untuk berdoa kepada Allah yang benar, ia sendiri berdoa untuk pelayanannya, berdoa juga memiliki tujuan yang baik yang berkenan untuk Allah dan berguna bagi sesama.

B.  Berdoa yang benar         
      I. Berdoa hanya kepada Allah                                                              (ayat 14)

                 - Dari pada-Nya semua turunan    (ayat15)
                 - yang memiliki kemuliaan            (ayat16)
                 - memberikan kekuatan                 (ayat16)
                 - meneguhkan                                (ayat16)

     II. Berdoa dengan iman kepada Allah                                                 (ayat 17)                             
                - memahami kasih Allah                 (ayat 18)
                 -mengenal kasih Allah                    (ayat 19)
                 -dipenuhi kepenuhan Allah            (ayat 19)
                     
C. penutup
            Sebagai orang yang telah percaya kepada Yesus bagaimana caranya berdoa yang benar : yang pertama harus dilakuan berdoa hanya kepada Allah, yang kedua berdoa dengan iman kepada Allah, kedua hal tersebut sangat penting untuk dilakukan oleh setiap orang percaya, karena hanya Allah yang sanggung menolong dan memberikan dari setiap doa yang disampaikan Allah memberikan kekuatan dan meneguhkan keadaan kita yang lemah.
Iman membuktikan kesungguhan hati dan kepercayaan penyerahan diri sepenuhnya yanga kepada Allah, memahami kasih Allah yang begitu besar pengorbanan Tuhan Yesus di atas kayu salib membuktikan kasih Allah, dan sebagai anak-anak-Nya mengenal kasih Allah sangat penting agar terus berharap kepada-Nya yang telah menciptakan langit dan bumi segala yang ada terjadi oleh karena kehendak-Nya, doa yang penuh keyaninan akan kuasa Allah pasti akan mendapat jawaban sesuai dengan kehendak Allah.