Senin, 10 Juni 2013

PENTINGNYA PERSATUAN DALAM KEBERSAMAAN

Yakobus   3 : 13- 16

Tema                     :     Hidup berhikmat sesuai kehendak Tuhan
Arah                      :     Apakah ?
Kalper                   :     Setiap orang yang telah mengenal kebenaran yang sejati dari Tuhan Yesus, agar mempunyai sikap yang benar berbeda dengan orang yang tidak mengenal kebenaran, oleh karena itu apakah yang harus dilakukan sebagai orang yang hidup penuh hikmat sesuai dengan kehendak Tuhan ?

I.       yang Menunjukan prilaku bijak                                 (ayat 13)
-    Memiliki cara hidup yang baik
-    Memiliki perbuatan yang baik
-    Memiliki kelemah lembutan

Yakobus sebagai murid Tuhan Yesus telah menuliskan semua yang telah disampaikan oleh Tuhan Yesus dan menjadi teladan bagi kita semua anak-anak Tuhan untuk belajar menjadi teladan bagi orang-orang yang belum mengenal kebenaran Firman Tuhan. Untuk menunjukan prilaku sebagai orang yang bijak  yang harus dilakukan memiliki cara hidup yang baik. Setiap tindakan yang dilakukan harus memiliki nilai yang baik lewat perkataan tindakan perbuatan harus menunjukan Kristus yang hidup didalam diri kita sama seperti yang disampaikan Rasul Paulus bukan aku lagi yang hidup, tetapi Yesus Kristus yang hidup didalamku, menunjukan apa yang dilakukan hanya untuk kemuliaan Yesus Kristus. Menunjukan prilaku yang bijak tentunya harus memiliki kelembutan lewat perbuatan dan perkataan, tentunya dapat mengendalikan emosi, tidak cepat marah atau bertindak, sikap yang penuh kermahan menunjukan sifat kelembutan, sebagai orang yang telah mengenal kebenaran harus menunjukan teladan yang dilakukan oleh Tuhan Yesus, menegur dengan kekerasan sering menimbulkan konflik tanpa didasari kelemah lembutan akan mengakibatkan pertengkaran.
Ilustrasi :
Rasul Paulus memberikan teladan kepada para murid Yaitu Timotius dan Titus bahkan jemaat, bagaimana hidup. Ia berani mengatakan dirinya dapat menjadi teladan bagaimana seorang telah mengenal kebenaran, lewat perkataan sikap dan perbuatan itu yang terpenting.

II.    Melakukan hidup dalam kebenaran                          (ayat 14)
-    Menjauhkan perilaku iri hati
-    Menjauhkan sifat mementingkan diri sendiri

Sebagai orang yang berhikmat yang sesuai dengan kehendak Tuhan yang telah mengenal kebenaran harus memiliki kehidupan yang benar yang nyata dan menjadi garam dan terang dunia surat yang terbaca bagi setiap orang yang masih belum mengenal keutuhan hidup sebagai anak Tuhan, yang harus dilakukan agar hidup benar menjauhkan diri dari prilaku iri hati, yang merusak hubungan antara sesama jika tidak ada keharmonisan antara sesama bahkan umat Tuhan dapat melakukan, gereja-gereja saling menjatuhkan iri hati antara gereja ingin gereja lebih dikenal dan antara pendeta kerap kali ada iri hati, ingin lebih terkenal sehingga menggunakan berbagai cara, ini yang dikatankan Yakobus sebagai murid yang telah mengenal setiap orang tentu mengerti, bahkan para murid terjadi permasalahan siapa yang terbesar diantara murid yang lain menunjukan kepentingan pribadi, inginya lebih dari orang lain untu itu pentingnya memiliki perbedaan tapi harus mengutamakan pentingnya persatuan antara gereja, dedominisasi agar kemuliaan hanya bagi Tuhan. Menjauhkaan sifat kepentingan diri sendiri, kehidupan manusia yang penuh dengan keegoisan sering orang cendering acuh terhadap orang lain, tidak peduli dengan sesama, ingin sukses, kaya, dihormati, tetapi tanpa memperdulikan orang lain, bahkan mengorbankan orang lain demi kesuksesan, kehancuran sebuah persekutuan gereja, karena ada sifat yang mementingkan diri sendiri.
Ilustrasi :
Jemaat mula-mula dalam Kisah Para Rasul menunjukan bagaimana yang harus dilakukan untuk menjalin hubungan yang baik hidup benar apa yang dimiliki bukan untuk pribadi sendiri, menjauhkan dari sifai iri hati, yang saling menjatuhkan itu yang harus dilakukan sesuai dengan kehendak Tuhan.

Kesimpulan : Dengan demikian tentunya setiap orang menginkan perubahan bukan hanya pribadi tetapi organisasi, persekutuan, gereja, untu lebih baik dengan kehidupan yang harmosis tanpa selisih faham, jadi apakah yang harus dilakukan sebagai orang yang hidup penuh hikmat sesuai dengan kehendak Tuhan : yang pertama Menunjukan prilaku bijak. Kedua Melakukan hidup dalam kebenaran. Mari kita melakukan kedua hal tersebut diatas Tuhan Yesus memberkati
                             

Tidak ada komentar:

Posting Komentar